Sarana Pendidikan yang Megah atau Nyaman untuk Anak?

0
143

0Shares
0

Kemegahan gedung identik dengan mahalnya biaya sekolah. Namun, benarkah anak-anak menyukainya, atau sebenarnya anak tidak butuh gedung megah, tetapi tempat yang nyaman untuk belakar mengembangkan diri. Kalau gedung mewah hanya sebagai penjara anak-anak bahagia, lantas apa artinya biaya mahal tetapi anak-anak terhimpit kreatifitasnya.

Kampusdesa.or.id–Dalam merancang tempat belajar anak-anak, saya selalu ingin mereka bisa berkegiatan disuatu tempat nyaman, enak dan bisa tahan lama-lama dan menikmati prosesnya, maka saya tertarik tempat belajar yang serasa galery atau caffe¬†yang tentu lebih akan beda saat mereka berproses bersama.

Ada banyak sekali sekarang hadir kemegahan bangunan bahkan melebihi mall, namun sayang di sana menjadi tempat yang lebih repot dengan penampilan, melupakan proses yang enjoy, penuh tekanan dan meremehkan isi yang akan diusung. Jeritan anak-anak yang hengkang dari sekolah mall tersebut. Bahkan mengumbar kebencian yang dalam dalam di hatinya, ungkapan sekolah sabagai tempat yang selalu mengada-adakan kegiatan, menarik biaya semaunya dengan program yang diada-adakan ” Itu sekolah hanya memeras ayah dan Ibu saya saja pak.” Wah, ungkapan emosional anak yang menyuarakan, beberapa temannya yang masih setia tinggal karena ketidakberdayaannya.

Sedih sekali.

Proses pendidikan yang mestinya mengedepankan silaturahim, menjunjung etika dilalap habis oleh ambisi dan malasnya berproses, potong kompas mengangkut guru dari sekolah A diiming-iming kesejahteraan lebih di sekolah B kerap terjadi, sabotase karyawan atau tenaga yang dulu saya alami di dunia kontraktor, sekarang menjadi biasa di Pendidikan, demi mudahnya dapat SDM.

Terus apakah orang tua pembelajar bisa maklum akan hal ini ?

Apakah mereka bisa cuek dengan adab yang seperti ini dan memasrahkan anak-anaknya masuk dalam lingkaran sistem dan pendidikan yang dimulai dengan “aib” kekonyolan proses.

Semoga orang tua, akan semakin sadar, jangan hanya melihat kemewahan yang ada, namun teliti dan cari tahu lebih jauh,

Semoga orang tua, akan semakin sadar, jangan hanya melihat kemewahan yang ada, namun teliti dan cari tahu lebih jauh, dan cecar banyak pertanyaan yang bisa menjadi MOU atau akad yang kolaborasi yang baik, saat anak Anda menjadi mitra didik mereka.

Semoga hanya tidak akan banyak lagi tangisan orang tua, tangisan dan teriakan anak-anak yang haknya terampas, bahkan tertipu oleh jebakan pendidikan yang mengesampingkan peran keluarga.

Selamat pagi.

Semoga hari minggu ini membuat kita makin sadar dan semangat dalam mengawal buah hati kita menjadi pribadi yang bermanfaat kelak

aamiin