Menjadi Teman Anak : Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Remaja

0
138

Narkoba adalah musuh yang sulit dilawan dan bagian dari imperialism yang menyerang tanpa senjata. Efek serangnya langsung merusak mentalitas. Para pecandu dibikin seolah berdaya tetapi pada kenyataannya lumpuh.


ANCAMAN peredaran narkoba  layaknya siluman, ada namun tak terlihat. Pada tahun 2016 Kota Malang menduduki peringkat ke 3 daerah rawan penyalah gunaan narkoba Sejawa Timur , hal ini merupakan konsekuensi  Bagi Kota apel , Ketenaran Pariwisata mengundang  wisatawan asing atau lokal untuk singgah di Kota malang dan sekitarnya,  hal tersebut dapat membuka celah bagi orang yang tidak bertangung jawab untuk menjadikan Kota Malang  sebagai pasar pengedaran Narkoba.

Sasaran penyalah gunaan narkoba salah satunya adalah Pelajar karena mereka belum memiliki konsep dan kontrol diri yang matang, dorongan rasa ingin tahu yang besar membuat pelajar kerap kali mudah tergiur kenikmatan semu narkoba

Masa perkembangan remaja selalu diwarnai dengan pencarian jati diri dengan cara bermacam macam. Pada masa Remaja Awal, anak akan cenderung lebih dekat dengan teman-temannya sehingga baik buruk seorang teman sangat mempengaruhi perilaku anak. Lingkar persahabatan yang solid sepertni ini kerap kali menjadi incaran strategi pasar barang haram yang kita sebut “narkoba” (Narkotika, Psikotoprika dan zat adiktif lainnya).

Hal semacam itu tidak bisa kita limpahkan semua kepada pengawasan sekolah dan orang tua, sebab kemampuan mereka terbatas. Maka kami team KOMANDO (Komunitas Mahasiswa Anti Narkotika dan Obat Obatan Terlarang Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang) membidik hal tersebut sebagai hal yang perlu kita kuatkan baik dengan penyuluhan atau pendekatan yang kekinian sehingga bisa mewakili dunia remaja dari bahaya narkoba.

Usia anak Sekolah Menengah Pertama berkisar antara umur 12-15 tahun. Usia tersebut menurut Hurlock termasuk dalam tahap perkembangan Remaja. Dilihat dari perkembangan psikososial Erickson, masa remaja mengalami kebingungan identitas dan kebingungan peran. Selain itu dalam perkembangan remaja juga terdapat proses individuasi yaitu remaja yang berusia 12-14 tahun masuk ke dalam tahap diferentiation. Remaja menyadari bahwa dia berbeda secara psikologis terhadap orangtuanya.

Kesadaran ini sering membuat anak menolak nasihat nasihat orangtuanya. Kemudian remaja yang berusia 14-15 tahun masuk ke dalam tahap practice. Pada tahap ini remaja percaya bahwa mereka tahu segalanya dan dapat melakukan sesuatu tanpa membuat kesalahan. Remaja menyangkal akan kebutuhan peringatan atau nasehat dan menantang orangtua dalam setiap kesempatan. Di sisi lain, komitmen terhadap teman sebaya semakin bertambah.

Di saat hubungan emosional remaja sangat dekat dengan teman sebayanya, ada baiknya jika kita turut memposisikan diri sebagai teman mereka juga. Sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas, remaja sedang asyik dengan dunia persahabatan mereka. Hal itulah yang kami lakukan di SMP Maarif Batu.

Setiap dua minggu sekali kami melakukan pencegahan primer yaitu mengunjungi siswa dan siswi yang tergabung dalam Satgas SMP Maarif Kota Batu. Kami memberikan game edukatif dan materi bahaya penyalahgunaan narkoba.

Perlu diingat, penyajian materi disampaikan sesuai gaya dan bahasa anak-anak pada umumnya sehingga pendekatan kami dapat diterima dengan antusias oleh siswa. Tujuannya adalah membentuk rasa nyaman pada anak. Ketika mereka sudah merasa aman dan percaya pada kita, mereka akan bercerita panjang lebar mengenai dunianya termasuk juga mengenai hal hal sensitif tentang narkoba.

Dunia Remaja adalah milik mereka. Hak mereka untuk mengekspreiskan dirinya, namun kita bertanggung jawab mengarahkan remaja menuju pilihan hidup yang baik karena esensi dari tumbuh kembang manusia adalah kebermanfaatan untuk sesame (Editor : Mohammad Mahpur).

Daftar Pustaka.

Endang Sutarti, SE. 2016. Strategi sederhana pencegahan penggunaan narkoba melalui keluarga. www.bkkbn.go.id. Diakses 30/30/18 20:39

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here