Beranda Penulis Dikirim oleh Abd. Azis Tata Pangarsa

Abd. Azis Tata Pangarsa

25 KIRIMAN 0 KOMENTAR
Abd Azis Tata Pangarsa. Lahir di Malang, 28 Januari 1984. Dosen STAIMA Al Hikam Malang, Guru MI Miftahul Abror Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Doktor Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Program Pascarjana S-3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Wakil Sekretaris PCNU LP Ma’arif Kab. Malang. Penulis buku; Guru Juga Manusia: Catatan Harian Seorang Pendidik dan Penyunting buku: Merawat Nusantara, Menumbuhkan Kembali Spirit Persatuan dalam Kebhinekaan. Kontributor artikel di beberapa buku. Menjuarai berbagai even lomba guru berprestasi tingkat Provinsi dan Nasional. Dapat dihubungi di Jl. Joyo Raharjo I/ 235 K Merjosari Kota Malang. HP dan WA: 082331783484. Facebook:Azis Tatapangarsa, IG:Azis Tatapangarsa, Email:tatapangarsa@yahoo.co.id.

Jangan Takut Kehilangan

Meskipun sering kita alami, kehilangan selalu menyisakan rasa sakit dan getir yang menyayat. Akal kerap sulit menerima kenyataan jika apa yang kita miliki pada hakikatnya bukanlah milik kita. Namun, miliki Sang Pencipta alam raya. Rasa memiliki inilah yang membuat kita susah untuk move on....

Tidak Ada Kata Terlambat

Bagaimana jika ternyata yang menyebabkan kita gagal atau terlambat adalah diri kita sendiri? Bayangkan betapa sayangnya itu. Kesempatan yang datang tidak kita gunakan dengan baik. Kita tenggelam dalam bayang-bayang dan ketakutan tak berdasar yang kita buat sendiri. Akhirnya, kita tak pernah mencoba untuk berusaha....

Refleksi Kenangan Bersama Mr. Vicky

Innalillahi wainna ilaihi raji'un, pada hari Kamis malam, 05 Maret 2020 Dr. KH.vM Taufiqi, SP, M.Pd atau biasa disapa dengan sapaan akrab Mr. Vicky menghadap ilahi. Saya bersaksi bahwasanya beliau yang juga Ketua Lakspedam Kabupaten Malang ini adalah orang baik. Semoga segala amal pahalanya...

Masalah, Semakin Sukses Pertanda Teruji Sebagai Pemecah Masalah

Semakin sukses seseorang, tentu aneka pengalaman menghadapi masalah semakin kompleks. Pengalaman demikian tentu dihadapi oleh banyak orang. Tetapi ada yang terus menggerutu sehingga terbayang hidupnya penuh dengan masalah. Bagaimana menikmat masalah sebagai karunia dan kemudian dapat menyukurinya melampaui gerutu, mengeluh, dan caciian diri seolah...