Tiga Macam Gaya Piknik Perempuan Sibuk Di Ruang Publik

0
164

Menjadi wanita karier pasti tidak mudah. Sesekali kita memang harus istirahat sejenak dari hiruk pikuk pekerjaan yang menjenuhkan. Misalnya saja piknik. Namun piknik, tidak hanya perihal keluar rumah lalu pergi ke tempat-tempat yang menyenangkan. Sederhananya, kita harus tahu apa saja yang bisa membuat kita bahagia. Bukankah jika seorang ibu bahagia, maka seluruh keluarga juga ikut bahagia?

KampusDesa–Wanita karier, mungkin sebutan singkatnya begitu bagi perempuan yang memilki aktivitas padat di ruang publik. Wanita karier dapat dipastikan memiliki pertimbangan baik dalam kerjanya temasuk membuat pilihan-pilihan aktivitas untuk mengurai kejenuhan dan keletihan tugas publiknya alias gaya pikniknya. Pilihan piknik bagi mereka tentunya didasari pada hasil yang membawa manfaat bagi diri dan lingkungannya, tidak sekedar piknik asal ‘happy’.

Berikut ini tawaran piknik  bijak dan membuat hati lega dan pikiran bisa segar kembali.

Bagi wanita karier, menciptakan lingkungan yang  indah atas jerih payahnya sendiri adalah kepuasan batin yang tak kalah pentingnya dengan deadline tugas kantornya.

Pertama, sebagai perempuan yang menyukai keindahan meskipun sibuk bekerja, wanita karier memenuhi kebutuhan pikniknya bisa dengan merawat bunga-bunga di halaman atau di kebun rumahnya, kesempatan memberi hari libur bagi tukang kebun juga bukan? Bagi wanita karier, menciptakan lingkungan yang  indah atas jerih payahnya sendiri adalah kepuasan batin yang tak kalah pentingnya dengan deadline tugas kantornya.

Kedua, kembali ke dapur.  Selain memasak, banyak yang dikerjakan di sana, bisa mencuci alat memasak dan alat makan, dan membersihkan dapur. Dijamin pikiran akan fresh kembali karena wanita karier  pasti menyukai lingkungan bersih dan tertata rapi, apalagi di rumahnya sendiri.

Ketiga, membersihkan, merapikan dan menata kembali rumahnya. Aktivitas ini bisa berupa menyapu rumah, mengepel lantai, mencuci baju anggota keluarganya dan lain-lain. Wanita karier adalah perempuan yang suka melihat semua pekerjaaan beres pada waktunya; tidak terbiasa menunda pekerjaan .

Bercengkrama dengan suami dan anak-anak boleh pula disebut piknik, namun tidak kalah menyenangkan apabila ketiga tawaran di atas bisa menjadi pilihan alternatif bijak berpiknik yang lebih mengarah pada hasil yang berkualitas daripada pergi ke tempat wisata dengan meninggalkan rumah yang selalu diurus asisten rumah tangga atau bahkan tidak terurus sama sekali. Bisa jadi fresh saat di resort namun pulang akan suntuk lagi melihat rumah dan perabotannya berantakan dan kotor.

Wanita karier yang sukses adalah perempuan cerdas yang mengabdikan dirinya untuk kebermanfaatan sebanyak banyaknya kehidupan, temasuk saat ia memilih bentuk pikniknya.

Tentu saja, ketiga tawaran tersebut tidak selalu harus dilaksanakan bersama -sama. Sekali lagi, perempuan harus menggunakan kecerdasannya untuk memutuskan  kegiatan apa yang mampu ia lakukan agar pikirannya fresh kembali dan menghasilkan suatu yang bermanfaat untuk lingkungannya. Wanita karier yang sukses adalah perempuan cerdas yang mengabdikan dirinya untuk kebermanfaatan sebanyak banyaknya kehidupan, temasuk saat ia memilih bentuk pikniknya.

Memang sepertinya ada naluri bahwa mengurusi ruang domestik bagi perempuan  itu membuathati menjadi tenang dan senang.

Ada ungkapan Jawa yang mengatakan “sakduwur duwur e pendidikan e wong wadon, mlayune tetap nang pawon”  (Bagaimanapun tingginya pendidikan perempuan, akan kembali juga ke dapur). Tidak bermaksud melakuan penggembosan terhadap perjuangan feminisme, memang sepertinya ada naluri bahwa mengurusi ruang domestik bagi perempuan  itu membuat hati menjadi tenang dan senang. Saya sudah membuktikan. Silakan Anda mencobanya.

Editor : Faatihatul Ghaybiyyah