Tips Mengajar agar Murid Tetap Semangat Belajar di Siang Hari

0
426

Waktu belajar membawa caranya sendiri mengajar. Guru tidak boleh buta-tuli terhadap kondisi siswa, apalagi ketika mengajar di siang hari, pasti musuh utama adalah menguap da mengantuk. Mengajak tidur anak di sekolah saat jam siang hari justru meremajakan otak anak dan menimbulkan efek kecerdasan anak pulih atau bahkan melejit.


SERINGKAH ketika anda mengajar namun murid seperti melakukan kegiatan sendiri atau bahkan ada yang tertidur secara diam-diam. Hal ini tentu bukan yang baru di kalangan pelajar, tidak hanya anak SD, SMP,SMA bahkan mahasiswapun juga mengalami ini. Apalagi ketika memasuki jam pelajaran di siang hari yang semakin membuat anak-anak terlelap.

Ketika ingin memarahi, menjewer atau memberikan hukuman pada siswa yang tidur saat pelajaran namun harus mengingat kode etik guru yang harus dilaksanakan, akan tetapi ketika guru harus memilih membiarkan siswa tertidur saat jam pelajaran, pun bukan hal yang baik bagi siswa.

Lalu bagaimanakah menjaga mood siswa untuk tetap bersemangat ketika jam siang masih dengan beragam matapelajaran? Apalagi dengan matapelajaran yang sudah tidak dapat lagi diserap oleh mereka.

Aktivitas sekolah yang sangat padat mulai dari pagi sampai siang bahkan sore yang hanya dilakukan di kelas tentu saja membuat bosan para siswa. Tidak hanya siswa yang memang terkenal sulit diatur, siswa yang rajin pun bisa jadi merasakan kejenuhan yang sama. Apalagi metode belajar mereka yang tergolong sama yang hanya mendengarkan guru berceramah mengenai sejarah berdirinya Indonesia, mengenai apa rumus yang tepat mereka gunakan untuk mengukur debit air atau bahkan untuk menganalisis cuaca yang sedang terjadi saat itu juga, yang harus mereka terima dengan duduk manis di bangku pojokan kelas.

Tentu minat untuk belajar mereka menurun. Apalagi anak zaman now yang kebutuhan geraknya sangat luar biasa. Mereka yang tidak sanggup lagi untuk dibantah dan sulit sekali untuk dikondisikan.

Bukan salah kurikulum juga yang menuntut siswa untuk paham dengan sendirinya, atau bukan salah guru juga ketika beliau harus berceramah panjang untuk menuntaskan rancangan pembelajaran yang telah dibuatnya.

Otak memiliki ritmenya tersendiri, waktu siang bukanlah hal yang baik untuk otak jika dipaksa untuk berfikir.

Waktu siang memang bukan lagi saatnya anak mampu berkonsentrasi lebih  pada mata pelajaran. Disinilah tugas yang berat bagi para guru ketika mata pelajaran mereka diletakkan di waktu siang hari, kadang seperti terlihat mendongeng pengantar mereka untuk tidur. Otak memiliki ritmenya tersendiri, waktu siang bukanlah hal yang baik untuk otak jika dipaksa untuk berfikir. Inilah yang menyebabkan anak-anak mulai mengantuk di jam-jam siang, namun guru masih harus mengajar mereka.

Lalu bagaimana guru tetap dapat menyampaikan materi dan murid tetap  bersemangat untuk mendengarkannya?

Tidak hanya pada murid saja,  ketika sudah masuk jam siang, gurupun juga merasakan hal yang sama. Memaksakan anak-anak untuk tetap fokus di jam siang bukanlah hal yang baik. Perlu adanya teknis khusus agar materi tetap tersampaikan dengan baik pula.

Tidur siang memang sangat baik untuk mencerdaskan otak, namun bukan tidur yang terlalu lama, 10-15 menit saja. Hal ini dipercaya, karena penelitian yang dilakukan oleh City University of New York mengatakan bahwa orang yang biasa tidur siang 10-15 menit memiliki daya ingat yang lebih tajam dibandingkan yang tidak biasa melakukannya.

Salah satunya adalah memberikan waktu istirahat sejenak siswa untuk tidur siang, bukan berarti hal ini mendukung mereka untuk tidur saat jam pelajaran. Berikan waktu 10 menit di awal untuk sejenak memejamkan mata, tidak terlalu lama, hal ini akan membuat siswa menemukan semangatnya kembali. Tidur siang memang sangat baik untuk mencerdaskan otak, namun bukan tidur yang terlalu lama, 10-15 menit saja. Hal ini dipercaya, karena penelitian yang dilakukan oleh City University of New York mengatakan bahwa orang yang biasa tidur siang 10-15 menit memiliki daya ingat yang lebih tajam dibandingkan yang tidak biasa melakukannya.

Kemudian atur ulanglah letak mata pelajaran dengan sesuai. Letakkan mata pelajaran yang tidak terlalu berat diterima oleh siswa pada jam siang, dengan kondisi otak yang menurun ketika diberi pelajaran yang sulit diterima oleh mereka, hal ini malah akan membuat siswa menjadi semakin mengantuk untuk mengikutinya. Namun ketika hal ini terjadi, lakukan metode yang berbeda pada pembelajaran yang diterima sebelumnya, dengan membuat games atau quiz yang tentunya membuat mereka tetap enjoy dan santai. Games yang dilakukan saat pembelajaran sangat membantu mereka dalam memahami materi, anak-anak lebih senang untuk mempraktekkan dibandingkan duduk diam mendengarkan. Lalu bagaimana membuat games yang dapat membuat mereka enjoy namun tetap dapat menuntaskan materi yang ada? Ini yang perlu dipelajarai lebih oleh guru, membuat media pembelajaan yang santai namun fokus.

Games yang dilakukan saat pembelajaran sangat membantu mereka dalam memahami materi, anak-anak lebih senang untuk mempraktekkan dibandingkan duduk diam mendengarkan.

Selanjutnya, tidak melakukan metode ceramah pada jam siang, tidak meminta anak-anak untuk membaca materi di jam-jam siang  dan tidak memberikan tugas yang terlalu berat untuk diselesaikan namun berikan tantangan menyenangkan yang dapat memunculkan semangat mereka lagi. Misalkan membuat kelompok diskusi ketika kelompok dapat menyelesaikan 3 soal dengan baik dengan waktu yang telah ditentukan maka akan mendapat reward yang telah disediakan.

Banyak hal lain yang tetap dapat memunculkan semangat belajar meskipun di siang hari. Bukan karena salah metode belajar ataupun salah guru yang mengajar, namun banyak media yang dapat digunakan untuk memperbaiki metode pengajaran yang kurang menyenangkan bagi anak-anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here