Silaturahim dan Inspirasi Sukses untuk Anak

0
152
Anak-anak kami bersama Muhaimin Iskandar. Tokoh Nasional dari Denanyar yang pernah menjabat Menteri Menakertrans RI

Sebentar dulu, mumpung masih suasana anjang sana Hari Raya. Beberapa manfaat yang bias dipetik adalah memraktikkan cerita sebagai sumber inspirasi dan keteladanan. Bagi orang-orang yang Anda tuju dan mereka memiliki berbagai pengalaman sukses, sebaiknya mereka diminta untuk bercerita tentang perjalanan hidupnya. Silaturahim adalah wadah inspirasi yang bias kita sajian di hadapan anak-anak. Lebaran inilah momentumnya.

Ada sebuah hadits yang tersohor bagi umat Islam. Perbanyaklah silaturahim karena akan menambah rizki Anda. Hadits ini abstrak. Apa hubungannya antara silaturahim dan penambahan rizki? Beberapa menafsirkan kalau menambah persaudaraan itu juga bagian dari rizki. Lumayan menambah perbedaharaan rizki meski masih semi abstrak juga.

Nah, pada setiap masa lebaran, tradisi berkunjung setelah sholat idul fitri ke sanak keluarga, tetangga dan para guru menjadi tradisi yang saya lakukan juga. Ketika masa itu (masih kecil) rizki berlimpah karena mendapat total jendral uang saku (China: angpao). Lumayan, dulu bisa dibuat membeli sepatu atau mainan lainnya.

Kali ini sedikit saya perkaya pengalaman tersebut. Saya baru saja menemukan inspirasi tambahan untuk memaknai silaturahim sebagai stimulan (rangsangan) mengais rizki. Rizki yang saya maksud adalah stimulasi membangun mimpi (dream building) bagi anak-anak. Dulu saya masih anak-anak dan hanya mengerti saudara dan guru-guru saya yang saya kunjungi. Sesekali pernah menjadi anggota IPNU-IPPNU berkunjung ke para tokoh agama (Kyai di sepanjang jalur Tulungagung, Kediri dan Jombang). Tetapi seiring perluasan kekerabatan saya, utamanya dari kekerabatan istri, kami sekeluarga mendapat akses baru berkunjung ke orang-orang besar dan hebat di lingkungan Pondok Pesantren Denanyar Jombang.

Bersama Menristek Dikti, Mohammad Nasir yang juga menantu dari KH Iskandar Denanyar Jombang

Saya pun merasa senang karena bisa bertemu dengan para Kyai dan Bu Nyai yang lahir dari trah pendiri NU. Selain itu, keturunan beliau ada yang menjadi pejabat nasional. Kebetulan, di Hari Raya kali ini, kami berkunjung ke Pondok Pesantren Mambaul Maarif, di kediaman Bu Nyai Iskandar (Bu Is). Kami bertemu mantan menteri (Muhaimin Iskandar) dan Menteri Ristek Dikti sebagai menantu (Mohammad Natsir). Alhamdulillah kami sempatkan berfoto bersama. Meski saya tidak familier dengan Menristek Dikti, tetapi karena situasi di kediaman bu Nyai yang kami sudah sedikit akrab, suasana tidak setegang ketika bertemu dalam lingkungan kampus yang sangat berjarak.

Krek krek cekrak-cekrek.

Ohya lupa. Anda tahu kan jamaah Pengamal Sholawat Wahidiyah Kediri. Kami juga meluangkan waktu berkunjung ke anak penemu Sholawat Wahidiyah, KH. Latif Madjid di Kedunglo Bandarlor Mojoroto Kediri. Dan wuhuiiiii…… berhasil juga berfoto dengan beliaunya.

Dream building

Dor, pikiran saya, mak cling, terlintas ide dream building sukses yang biasa digembar-gemborkan para motivator. Dream building adalah salah satu teknik memupuk motivasi internal pada setiap orang agar mereka memiliki dorongan yang kuat untuk sukses. Dream building  juga disebut sebagai bagian dari teknik memrogram pikiran sukses kita dengan  membentuk ikatan yang kuat di pikiran bahwa apa yang saya impikan melekat sampai di penghujam bawah sadar kita.  Jika mimpi itu sudah menghujam di bawah sadar, maka ia akan menjadi semacam pijar batin dan pikiran yang mengarahkan semangat kita selalu berusaha mencapai mimpi tersebut. Tinggal menunggu waktu, jika bangunan mimpi itu menjadi energi positif seseorang, maka kesuksesan akan ditemukan sendiri dengan jalan yang kita sendiri kadang tidak terpikir jalannya. Mendadak saja jalan itu hadir di kehidupan kita.

Jika mimpi itu sudah menghujam di bawah sadar, maka ia akan menjadi semacam pijar batin dan pikiran yang mengarahkan semangat kita selalu berusaha mencapai mimpi tersebut.

Cara ini juga dilakukan pada kegiatan tahunan Kelas Inspirasi. Kelas Inspirasi menggunakan methode semacam dream building melalui teknik berbagi cerita sukses dan memeragakan profesi seseorang di hadapan anak-anak Sekolah Dasar. Cara ini dapat dijadikan sebagai media mendekatkan mimpi yang jarang dibayangkan oleh anak-anak dapat dihadirkan lebih dekat pada kehidupan sehari-hari anak. Anak yang belum pernah membayangkan mimpi menjadi fotografer, dia akan mempunyai kosa kata baru mengenai profesi dia di masa depan.

Selain itu, anak yang sering bermimpi menjadi polisi, dokter, pilot, direktur bank, ketika para profesional tersebut bercerita dan hadir di kelas-kelas mereka, maka anak-anak tersebut dibantu memvisualisasikan mimpinya menjadi lebih realistik. Mereka tidak hanya berangan-angan. Mereka bisa menyentuh secara fisik dan bisa bertemu dengan figur-figur yang mereka mimpikan. Mimpi anak-anak bukan sebatas mimpi tetapi mimpi yang orang lain juga bisa meraihnya. Kehadiran para profesional tersebut membantu role model (figur peran) bagi anak-anak. Harapannya, mimpi itu bisa memompa semangat anak-anak untuk terus bergerak maju. Mereka terdorong energi positif dari kehadiran para profesional.

Deskripsi mengenai Kelas Inspirasi tersebut menjadikan saya berpikir dan menemukan wawasan baru saat kami menemui Silaturahim ke Bu Nyai Iskandar. Di situ ada Mantan Menteri Menakertrans dan Percepatan Desa Tertinggal, Muhaimin Iskandar dan Mohammad Natsir (Menristek Dikti sekarang). Saya dan istri kemudian bercerita ke anak saya bahwa dua sosok tersebut adalah menteri. Saya berharap pemberitahuan itu adalah cara agar mereka bisa memahami model perannya.

Ketika mereka tidak asing dan menganggap lebih familier terhadap figur-figur sukses, pikiran mereka akan lebih ringan untuk mencapai mimpinya. Mereka tidak lagi mengkhayal. Mereka bisa menyentuh miniatur sukses tersebut.

Pemberitahuan ini akan memerkaya pada wawasan anak saya mengenai figur penting yang berhasil mereka temui. Hal ini membantu dia untuk menangkap role model sukses. Meski anak-anak ini terlihat cuek, namun dengan bersentuhan secara fisik, anak-anak bisa lebih dekat secara realistik bahwa mereka bisa bertemu dengan figur-figur penting di negeri ini. Momen ini menjadikan pikiran mereka tidak lagi sebagai seorang pemimpi. Mereka bisa menjangkau figur sukses sangat dekat. Kedekatan ini mampu membantu menjembatani angan-angan sukses itu bisa lebih sederhana karena dia sendiri bisa bertemu dengan orang-orang sukses. Ketika mereka tidak asing dan menganggap lebih familier terhadap figur-figur sukses, pikiran mereka akan lebih ringan untuk mencapai mimpinya. Mereka tidak lagi mengkhayal. Mereka bisa menyentuh miniatur sukses tersebut.

Anak saya sedang turut silaturahim ke kediaman Romo KH Abdul Latif Madjid RA. Putra tertua Muallif Sholawat Wahidiyah

Story building

Saya tersadar, akan menjadi lebih bermanfaat ketika ajang silaturahim saat lebaran dengan berkunjung ke saudara, teman, para guru atau sosok tersohor jikalau kita kembangkan ketrampilan komunikasi melalui cerita. Boleh jadi satu diantara dari mereka adalah sosok yang memiliki keunggulan. Nah, tentu saat kita berkunjung lebaran, kita bersama keluarga. Di antara anggota keluarga kita ada anak kita. Kita tidak hanya berkomunikasi di seputar kabar dan beberapa tema komunikasi basa basi. Kita dapat menggunakannya sebagai salah satu kegiatan parenting.

Nah, ada jalan positif yaitu dengan memancing tuan rumah bercerita mengenai pengalaman suksesnya, jejak-jejak perjuangan dan beberapa cerita yang dapat merangsang anak-anak sedikit terlibat mendengarkan secara imajiner.

Sebagai orang tua, kita bisa memancing sedikit kisah-kisah sukses yang dapat menjadi bahan positif bagi anak-anak untuk mendengarkan. Biasanya, anak-anak selalu badmood saat turut serta anjang sana lebaran karena pembicaraannya selalu beraroma orang dewasa. Nah, ada jalan positif yaitu dengan memancing tuan rumah bercerita mengenai pengalaman suksesnya, jejak-jejak perjuangan dan beberapa cerita yang dapat merangsang anak-anak sedikit terlibat mendengarkan secara imajiner. Tentunya daya imajinasi ini akan memantik pelajaran positif bagi anak dan dia bisa mempunyai gambaran kisah-kisah sukses. Kisah sukses ini bisa menyangkut profesi apa saja. Bisa pengalaman politik, jabatan kenegaraan, usaha, dan kisah-kisah menarik lainnya mengenai jejak sukses.

Cerita memiliki efek positif bagi memori jangka panjang sehingga siapa tahu bahan cerita tersebut mampu menyentuh dan memantik mimpi-mimpi anak untuk memudahkan jalan meraih kesuksesan.

Membangun cerita seperti ini juga akan menstimulasi pemrograman kesuksesan di pikiran anak-anak. Bagi anak, cerita memiliki efek positif bagi memori jangka panjang sehingga siapa tahu bahan cerita tersebut mampu menyentuh dan memantik mimpi-mimpi anak untuk memudahkan jalan meraih kesuksesan.

Saya berpendapat satu diantara silaturahim menambah rizki antara lain perjumpaan ini menjadi wadah inspirasi bagi anak-anak. Membangun mimpi sukses adalah pijakan sejak dini agar anak mampu merintis rizkinya melalui kisah-kisah sukses.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here