Si Taro; Pegawai Milenial RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid

0
48

Bekasi, KampusDesa.or.id–Padi semakin berisi akan semakin merunduk, orang semakin pandai akan semakin rendah hati. Karena, menyadari bahwa kepandaiannya masih belum seberapa. Masih banyak orang lain yang mungkin lebih pandai dari dirinya.

Semua hadirin adalah para undangan, tentu undangan tersebut langsung dari bapak Direktur. Menarik bukan? Temanya pun tak kalah menariknya, yaitu “Bareng-bareng ngobrolin milenial, wajah dan harapan dunia.”

Menurut Wikipedia; millenial adalah kelompok demografi setelah Generasi X. Tidak ada batas waktu yang pasti untuk awal dan akhir dari kelompok ini. Para ahli dan peneliti biasanya menggunakan awal 1980-an sebagai awal kelahiran kelompok ini dan pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an sebagai akhir kelahiran. Meskipun para ahli mengatakan demikian, tetapi sebagian besar yang hadir kelahiran tahun 1990-an sampai 2000-an.

Workshop ini terbagi menjadi beberapa gelombang. Tidak menutup kemungkinan gelombang kedua dan ketiga dipenuhi oleh undangan yang berkelahiran tahun 1980-an. Tertantang bukan? Diajak produktif bareng dengan terus berinisiatif menghasilkan kerja nyata.

Memiliki direktur yang tidak hanya cerdas, tetapi produktif tanpa batas. Energi itu membuat para pegawainya menjadi semangat, energi positifnya itu dapat banget. Apalagi berkesempatan ngobrolnya sama orang nomor satu di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Pasti sangat happy sekali.

Awal tahun 2020. Tahun cantik yang banyak membawa harapan, InsyaAllah. Bahkan rencananya, di awal tahun 2020, gedung F akan beroperasi seperti gedung A,B, C, D dan E. Selain itu, direktur pun mengatakan bahwa jembatan penghubung antara gedung A,B, C dengan Gedung E, F berserta sekitarnya akan dilakukan Go Green. Tujuannya agar pengunjung; pasien rawat jalan, pasien rawat inap, keluarga pasien, sales, mahasiswa/i, dsb merasa nyaman berada di rumah sakit.

Direktur berusaha memfasilitasi bukan hanya pasien, tetapi menyeluruh. Pun dengan dokter, perawat dan para medis lainya. Fasilitas yang baru launching adalah Si-Taro (Siap Antar Obat). Untuk memudahkan para pasien yang tidak bisa menunggu karena beberapa alasan dan kepentingan lainnya, Si-Taro selalu siaga.

Caranya mudah, usai periksa dari poli, resep obatnya diberikan ke farmasi atau apoteker, kemudian akan diedukasi oleh pihak farmasi tentang Si-Taro, jika pasien tertarik menggunakan jasa Si-Taro yang free bebas biaya. Maka pasien tersebut bisa langsung pulang tanpa menunggu obat.

Semoga kedepannya RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi semakin terdepan, maju dan jaya. Seperti yang tercerminkan oleh sikap pegawainya dalam salam RSUD; Ramah, Sigap, Unggul, Dipercaya.