Pentingnya Mengikuti Organisasi Atau Kau Mati Gaya

0
233

Organisasi, apasih yang kalian ketahui tentang yang namanya organisasi, banyak orang sering berbicara tentang organisasi khususnya di SMA, tapi banyak dari mereka yang tidak mengetahui  apa sih arti dari organisasi tersebut. Oleh karena itu kita akan bahas bersama yang namanya organisasi itu, “Makanan dari mana sih organisasi itu” hehehe. Organisasi dapat didefinisikan sebagai suatu pengaturan bagi orang-orang yang sengaja ingin mencapai tujuan tertentu. Beberapa pengaturan tersebut sudah kita ketahui terjadi banyak bidang. Misal pada sekolah, pemerintahan, kampus. Semuanya itu dapat kita jumpai sehari-hari. Nah, “apasih yang harus ada di organisasi itu?”

Kampusdesa.or.id- Setiap organisasi harus memiliki suatu tujuan. Tujuan itu dicerminkan oleh sasaran-sasaran yang dilakukan baik dilaksanakan untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang. Tiga bidang utama yang harus ada dalam tujuan organisasi yaitu profitability (keuntungan) maksud keuntungan disini bukan rumus untung dalam dagang ya!!!, growth (pertumbuhan) ini yang pasti diinginkan oleh setiiap organisasi, dan survive (bertahan hidup) bertahan hidup disini artinya menjaga agar organisasi tetap  berjalan. Ketiganya itu  harus berjalan berkesinambungan demi kemajuan organisasi.

Nah, sekarang “apa manfaat ikut organisasi?” dalam berorganisasi kita akan terasah dan berlatih dalam suatu kebersamaan dengan orang lain, baik suka maupun duka. Di suatu organisasi itulah tercampur secara alamiah berbagai perilaku dan sifat masing-masing anggota. Ada pula yang yang banyak ngomong alias cerewet. Dan dalam kebersamaan di organisasi itulah, akan terbentuk secara alami manusia yang sempurna dalam arti psikologis. Yakni, manusia yang mampu kapan saatnya menempatkan posisi dirinya sebagai individu dan kapan pula dia harus lebih mementingkan kepentingan organisasi demi kepentingan bersama pula.

Organisasi adalah kumpulan dari beberapa orang yang memiliki tujuan bersama dan ingin meraihnya bersama. Dan cara memperoleh tujuan itulah dengan cara berkomunikasi.

Manfaat BerOrganisasi: Lewat berorganisasi, kita belajar untuk bisa menyampaikan pendapat. Dan kadang kita pula harus menerima pendapat orang lain kalau memang mereka lebih baik pendapatnya. Dari proses itulah tanpa disadari kita belajar berkomunikasi, kita di latih untuk berkomunikasi tanpa harus membaca banyak buku. Yang namanya organisasi kan adalah kumpulan dari beberapa orang yang memiliki tujuan bersama dan ingin meraihnya bersama. Dan cara memperoleh tujuan itulah dengan cara berkomunikasi.

Bedanya orang yang aktif organisasi dan tidak: saya yakin kalian yang tidak mengikuti organisasi pun belum tentu PR selesai di kerjain, tugas beres. Bisa jadi pas ngumpulin tugas, sama sama belum seperti orang yang ikut organisasi. Tapi bedanya, mereka paling  tidak punya pengalaman organisasi nantinya. Dari pada kalian yang hanya diam saja dan bengong di kost. Satu sisi lain, nanti terlihat antara orang yang sering atau pernah berorganisasi. Ia lebih pandai dan tanggap kalau berbicara, sudah tidak malu untuk tampil  di depan umum. Atau kalau di beri saran, mereka akan lebih bisa menerima tidak kolot seperti mereka yang tidak pernah berorganisasi. Sebab di akui atau tidak, suatu saat kita akan berbicara di depan umum. Entah jadi ketua RT nantinya atau sekedar memberi sambutan.  Nah kalau kalian tidak pernah melatih untuk berbicara seperti itu, suatu saat akan canggung. Coba deh luat  bapak bapak kalian kalau sedang rapat RT. Terlihat kan mana yang aktif dan bisa  di ajak diskusi dan mana yang pasif itu pula kalau ngommong liat deh. Apakah nantinya omongnya tertata? Nah itu pula yang membedakan semua yang aktif organisasi atau tidak. Walaupun setiap orang punya kemampuan yang berbeda dalam menyampaikan pendapat. Paling tidak, kalian akan tau hasil akhir dari manfaat pentingnya mengikuti organisasi di sekolah.

Belajar diutamakan, organisasi dinomer satukan! (Prestasi Oke, Organisasi Yes!): Sebut saja namanya Dicky, lulus kuliah dengan nilai akademis yang fantastis. Ia pun mudah diterima kerja. Tapi masalah mulai muncul saat ia bekerja. Belum lagi harus adu pendapat  di rapat-rapat kerja yang ia pun asing dengannya. Maklum, selama sekolah dan kuliah, si Dicky ini tidak pernah mengikuti organisasi apa pun alias anti dengan organisasi.

Lain lagi ceritanya dengan Lintang. Nilainya memang biasa saja. Tapi, si Lintang ini masuk cattegori profil mahasiwa yang punya kemampuan bagus dalam membagi waktu antara belajar dan berorganisasi. Ya, Lintang adalah seorang aktivis dikampusnya. Tak hanya sejak dikampus sie, jejak aktifnya di organisasi telah ia mulai sejak di MI (Madrasah Ibtidaiyah), dari pramuka, paduan suara dan ekstrakuler BEM lainnya.

Tak disangka, pengalaman organisasi membawa manfaat saat wawancara kerja. Keterbiasaanya mengungkapkan pikiran dan pendapatnya secara verbal di depan umum, membantu ia dalam proses wawancara itu dengan lancar dan mengesankan. Di dunia kerja, ia tidak canggung menghadapi struktur organisasi dan rapat-rapat kerja. Dan saat ia diangkat menjadi manajer, ia mampu memimpin bawahannya dengan baik.

Telah diimani bersama, bahwa sekolah atau madrasah merupakaan tempat bagi siswanya dalam menimba ilmu, mengembangkan potensi diri baik itu dibidang akademik maupun dalam sebuah organisasi.

Belajar Diutamakan: Telah diimani bersama, bahwa sekolah atau madrasah merupakaan tempat bagi siswanya dalam menimba ilmu, mengembangkan potensi diri baik itu dibidang akademik maupun dalam sebuah organisasi. Sebagai seorang pelajar tentu utamannya adalah belajar. Kembali ke khittah sebagai seorang pelajar sejati itu, akan mengiring kepada satu pemahaman akan kewajiban utamanya yaitu belajar. Ruangan kelas dan kamar belajar akan selalu menjadi tempat favorit untuk dikunjungi. Hari-harinya akan dihabiskan dengan bergulat ria dengan buku-buku LKS, guru privat dan aktifitas-aktifitas  belajar lainnya. Karena memiliki anak dengan prestasi bagus adalah dambaan setiap orang tua, keduanya akan bangga jika melihat anaknya menulang prestasi belajar yang baik disekolahnya. Hinga porsi belajarnya pun harus diutamakan demi menuai tujuan utamanya itu.

Organisasi Dinomersatukan: Softskill. Iya satu skill yang tidak diajarkan didalam kelas. Ini yang menjadi alasan betapa pentingnya siswa mencari pengalaman belajar diluar kelas, utamanya ikut organisasi. Karena aspek inilah yang dominan dalam mendukung kipraah mereka di masyarakat.

Akhirnya apa yang saya telah tulis adalah  bagian pengalaman yang saya alami, dengan unmurku 19 tahun suka duka mengikuti sebuah organisasi menjadi pengalaman berharga mulai dari tingkat ranting hingga pimpinan pusat. dengan penambahan referensi-referensi bacaan yang ditulis oleh aktifis lainnya, dan juga hasil curhatan pengalaman-pengalaman teman saat kumpul. Sehingga akan menjadi bukti kuat bahwa tak ada yang salah dengan organisasi, dan pula tak ada yang perlu ditinggalkan dari kewajiban belajar. Karena yang salah itu diri kita sendiri, salah saat menentukan sikap.