Nikmatilah Hidup Anda!

0
129

Tulisan ini ku ambil sedikit resensi dari buku yang saya tulis “Lets Update to Enjoy Your Life”. Meski hidup ini tidak lepas dari yang namanya masalah. Tidak ada salahnya dan bahkan kita harus menikmati masalah tersebut. Karena dengan adanya masalah akan menjadikan kita lebih dewasa. Walaupun ada juga yang malah terpuruk. Hal ini tergantung pada kondisi  hatinya. Kita mau memilih hati ini seperti gelas atau seperti danau. Jikalau gelas dimasukan kedalamnya segenggam garam, maka akan terasa ‘asin’. Berbeda dengan danau yang tidak akan asin ketika ditaburi segenggam garam. Begitulah masalah dalam hidup kita, seperti segenggam garam. Tidak lebih dan tidak kurang.

Kampusdesa.or.id- Banyaknya masalah dan penderitaan sudah dikadar oleh Allah. Sesuai dengan kemampuan kita. “Tidaklah Allah menguji seorang hamba melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. Setiap manusia pasti tidak lepas dari masalah dan penderitaan, entah itu manusia biasa maupun nabi. Namun, rasa “asin” dari masalah maupun penderitaan itu tergantung seberapa besar Qalbu kita menampungnya. Jadi berhentilah jadi gelas, jadikan qalbu (hati) kita sebesar danau.

Agar kita bisa menikmati  hidup ini ada 2 hal penting. BANGKITLAH dan LIFE REVOLUTION. Mari kita uraikan satu persatu. InsyaAllah…

Tentunya kebangkitan sangat kita perlukan dan harus kita lakukan. Disaat masalah-masalah dan penderitaan mendera kita. Hanya bangkitlah yang harus kita lakukan. Tidak tenggelam dalam penyesalan-penyesalan atas kesalahan yang telah kita perbuat. Ataupun mengeluh atas masalah-masalah tersebut. So, hadapilah tantangan dalam hidup ini. Apapun masalah yang menghadang kita, jangan pernah mencoba untuk menyerah. “Kekuatan tidak berasal dari kemengan. Perjuangan membuat anda mengembangkan kekuatan anda. Saat mengalami kesulitan dan memutuskan untuk tidak menyerah itulah kekuatan”. Demikian yang dikatakan oleh actor sekaligus senator Arnold Schwarzenegger.

Hadapilah semua masalah dengan lapang dada, hati terbuka dan senyumm terkembang. Ingat batang yang kuat tidak tumbuh dengan mudah. Semakin keras terpaan dan terjangan angin, pohon dan akarnya akan semakin kuat. Tantangan ataupun masalah berat yang menghadang kita bisa jadi merupakan cara Allah agar kita menjadi besar. Kita dididik oleh Allah dengan masalah-masalah agar kita kuat dan tegar.

Dengan syukur, kita tidak risau memikirkan dengan yang belum ada, dan puas menikmati yang sudah ada. Syukur bisa menambah kenikamatan.

Syukur dan kesabaran adalah rahasia ketegaran. Fren,, realita kehidupan tidak  semudah dan sederhana yang kita pikirkan. Dan tidak semua dari kita siap menghadapi realita tersebut. Agar jiwa kita stabil dalam menghadapi realita kehidupan ini. Kita membutuhkan sayap yang mengepak secara seimbang. Ya, sayap syukur dan kesabaran. Dengan syukur, kita tidak risau memikirkan dengan yang belum ada, dan puas menikmati yang sudah ada. Syukur bisa menambah kenikamatan, sebagaimana firman Allah swt dalam surat Ibrahim ayat 7, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) (nikmatku) maka pasti adzab sangat berat.”

Sayap yang kedua adalah bersabar dalam menghadapi problematika hidup ini. Karena hidup ini tidak “selancar jalan tol”, “tidak setenang lautan”. Ada “hambatan-hambatan” yang menghadang. Sehingga ketika badai masalah menerpa, kita sudah memiliki perisai kesabaran yang membuat kita tidak terguncang oleh badai masalah tersebut. Dan memang sungguh mengagumkan keadaan orang mukmin itu. Apabila ia diberi nikmat ia kan bersyukur dan itu menjadi kebaikan baginya. Bila ia ditimpah mmusibah  ia akan bersabar dan itu menjadi kebaikan pula baginya. (HR. Muslim)

Sebab pertolongan Allah tidak akan datang kecuali kepada mereka yang bersabar. Rasulullah dan para sahabatnya pernah mengadu kepada Allah karena beratnya ujian hidup dan kerasnya perlawanan kaum kafir Quraisy. Dan Allah pun mengatakan kepada mereka, “bukankah pertolongan Allah sangat dekat? Rasulullah juga bersabda, “Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, keleluasan itu bersama kegelisahan, sedangkan kemudahan itu bersama dengan kesulitan (HR. Tirmidzi).

Tetap semangat dan bermimpilah. Dengan semangat yang tinggilah kita bisa mengembangkan sayap syukur dan kesabaran. Apa jadinya bila tidak semangat untuk mengembangkan dua sayap ini? Dan juga untuk menggerakkan diri untuk mencapai mimpi-mimpi kita.  Tanpa mimpi (arah dan visi) kita tidak akan mungkin sampai tujuan mimpi itulah yang mengerakkan  semangat  ini untuk melakukan yang terbaik. Tapi perlu diingat, kita tak hanya sekedar bermimpi sehingga hanya berupa khayalan. Impian itu harus spesifik.  Misalnya aku ingin jadi presiden, pengusaha dsb. Tidak dalam bentuk global. Misalnya aku ingin jadi orang yang bermanfaat. Impian itu juga bertahap, tidak semua impian terwujud dengan serta merta. Ada tahap-tahap atau proses menuju keberhasilan impian tersebut. Juga impian itu masuk akal, bukan sesuatu yang bersifat khayalan. Setelaha itu, segera beraksi. Karena cita-cita itu tidak diraih dengan angan-angan atau khayalan. Beranilah bermimpi menjadi orang besar dan hebat.

It’s time to life revolution!! Ubahlah hidupmu, karena keadaanmu tidak akan berubah jika kamu tidak mau merubahnya. Sebagaimana firman Allah yang sering kita baca, sering kita dengar. Dalam surat Ar Ra’d ayat 13, Allah menerangkan bahwa Allah tidak akan merubah suatu kaum itu mau merubahnya. Berubah mempunyai makna beradaptasi atas penyesuaian diri menjadi lebih berdaya baik secara intlektual, emosional dan spiritual. Karena orang merugi adalah orang yang hari ini tidak lebih baik dari hari kemarin. Perubahan itu mungkin  tapi tidak mudah. Karena merubah sikap dan mentalitas yang sudah menjadi karakter kita. Oleh karenanya kita harus berpindah dari zona nyaman. Kesuksesan itu berakit-rakit ke hulu berenang ke tepian, bersakit dahulu baru enjoy kemudian.

Bergeraklah, kalau kita ingin maju, beruabahlah, sukses maka tidak  ada istilah berhenti. Karena berhenti itu sama saja dengan “mati”. Psikolog Oliver Wendel Holmes mengatakan, “bahwa sesuatu yang bergerak menunjukkan dinamika,  dan dinamika  selalu disusupi upaya, kreativitas, perkembangan yang semuanya mencerminkan hidup. Pada dasarnyaa, seseorang yang merasa jenuh dan tidak merasa hidup adalah orang-orang yang tidak menghargai apa yang dilakukan dan apa yang melingkari hidupnya.” Dan perlu diingat juga, ketika kita hanya berdiam diri, masalah tidak  akan terselesaikan, impian tidak terwujud. Jadi teruslah bergerak, right!! Keep positive thinking dan positive feeling. Ini  penting agar kita selalu enjoy dalam menyikapi berbagai hal.

Yups!! Selain banyak manfaatnya juga bisa mendorong kita tetap termotivasi. Masih ingat hadits yang ini, “Aku bersama sangkaan  hambaKu padaKu, jika sangkaanya buruk maka buruklah baginya.” So,, mari kita selalu berpikir positif dan berprasangka baik pada Allah.

Yang terakhir adalah do’a. berdoa’alah pada Allah, karena Allah lah yang punya segala alam semesta beserta  isinya. Aneh sekali bila kita ingin hidup tenteram, sukses tanpa berdo’a. Allah sendiri berfirman, “berdo’alah kepadaku, niscaya akan aku perkenankan.” Sudah jelas bukan kalau kita diperintahkan untuk senantiasa berdo’a padanya.