Ngaji Tani 6 ; Mencetak Petani Berdaya Ledak Tinggi hanya dengan Kencing Sapi

0
275

Bermodalkan kencing sapi yang sudah difermentasi (bio urine) dan benih labu madu 4 biji kini meledak menjadi 400biji (calon benih F2) di pekarangan rumah petani (Subahri, 37th) salah satu jamaah ngajitani di kampung cabe, Desa Kadur, Pamekasan.

Ini bukan tentang perkara begitu mudahnya bertani itu atau tentang varietas komoditi apa yang ditanam, tapi mari kita cermati secara lebih mendalam hikmah dan makna dibalik success story bertani ini. Bahwa di jaman now, informasi, ilmu dan teknologi sudah sangat maju dan bahkan semakin mudah diakses oleh siapapun dan dimanapun sehingga seharusnya peluang untuk terciptanya banyak success story di level petani juga semakin banyak dan terbuka.

Pada kenyataannya tidak demikian, karena minat dan interes bertani di kalangan generasi muda ternyata juga sudah semakin tergerus dan ke depan kita bahkan sangat berpotensi mengalami krisis regenerasi petani.

Oleh karenanya ngajitani hadir dan komunitasnya semakin menyebar dan menguat, salah satunya didorong karena situasi dan kondisi yang demikian itu.
Ikhtiar untuk mencetak petani berdaya ledak tinggi, kini sudah mulai tampak dengan munculnya sosok petani bernama “Subahri”.

Setiap kali selesai “ngaji” (belajar) ia langsung melakukan praktik bertani, setidaknya dimulai dari pekarangan rumah sendiri. Bertanggung jawab dan punya disiplin tinggi sejak memperlakukan benih, merawat hingga membuahkan tanaman dengan tetap berkhidmat pada lingkungan dan sudah tentu tak menegasikan kehendak dan kuasa Tuhan.

Perhatian kritisnya sekali lagi adalah bagaimana mungkin benih 4 biji meledak menjadi 400 biji tanpa dengan cara “bertani”?

Jadi, prasyarat awal menjadi petani kreatif dan mandiri setidaknya terlewati dengan bisa membuat pupuk sendiri dan meledakkan benih agar bisa ditanam lagi. Selanjutnya tinggal bagaimana mendorongnya masuk dalam ekosistem pertanian yang lebih luas agar bisa meningkatkan kualitas interaksi yang berbasis transaksi (bisnis pertanian).

Siapa lagi mereka (Petani berdaya ledak tinggi) di lingkungan sekitar anda CARI~DEKATI~TEMANI dan ajak ~NGAJITANI

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here