Muslim Milenial Sebagai Rencana Gerakan

0
207

Di sinilah muslim milenial Indonesia dapat mengambil peran. Saat ini, di sekeliling kita, narasi kebencian tampak begitu nyata. Terhampar jelas melalui ujaran-ujaran, argumentasi-argumentasi, serta komentar-komentar di linimasa yang dijejali kekerasan verbal dan visual. Dengan potensi yang demikian besar, kaum muda muslim Indonesia diberikan pilihan. Membiarkan narasi kebencian itu memperluas ruang geraknya, atau menghadirkan narasi tandingan. Melalui viralisasi kebajikan ala generasi milenial.

Kampusdesa.or.id – Gerakan Muslim Milenial ini semula berawal dari gagasan pertukaran tokoh muda Muslim Indonesia-Australia, Muslim Exchange program milenial: catatan dan kisah wow muslim zaman now. Dalam rencana gerakan, muslim milenial bergerak pada lini, yaitu membangun jejaring muslim milenial, menyediakan ruang interaksi digital, dan mengembangkan sociopreneurship (kewirausahaan sosial). Jejaring muslim milenial dibangun melalui kegiatan followship menghimpun anak-anak muda muslim Indonesia yang berpotensi di berbagai bidang untuk berkolaborasi. Mereka terdiri dari tiga elemen penting. Para intelektual muda dan aktivis OKP: Social media influencer, pegiat literasi dan pekerja media: serta sociopreneur dan pegiat ekonomi kreatif.

Sementara itu ruang interaksi digital bagi kaum muda muslim Indonesia akan dibangun secara massif, utamanya melalui situs online, serta akun media sosial. Melalui media itu, diharapkan dapat terdiseminasikan gagasan-gagasan  islam damai, ramah dan moderat yang bermuataan kekinian dan isnspiratif melaui video-video pendek satu menit, meme-meme, artikel opini, dan berbagai rencana lainnya yang khas anak muda.

pengembangan sociopreneurship, dapat dilakukan melalui pemetaan dan penjaringan socieopreneur yang berada di level akar rumput.

Sedangkan untuk pengembangan sociopreneurship, dapat dilakukan melalui pemetaan dan penjaringan socieopreneur yang berada di level akar rumput. Selanjutnya dibuat rencana  yang secara khusus menghidupkan dan mempromosikan sociopreneurship sebagai industri khas generasi milenial yang kreatif dan berbasis digital.

Namun juga sekaligus memiliki peran (kewirausahaan) sosial yang amat bermanfaat di masyarakat, dengan cara yang tentunya amat kekinian. Contohnya rencana galang dana (crowdfund) dan donasi online milik timmy ini sukses melibatkan 633.410 #orangbaik (istilah untuk donatur kitabisa.com) dengan total dana mencapai 160 miliar. Slah satu proyek prestsius yang saat ini  melibatkan rencana ini yaitu patungan donasi membuat pesawat R80 rancangan Bj Habibie. Dengan cara  serupa, Mesty Ariotedjo melakukannya melalui Wecare.id sebagai medical fundraisng platform.

Lalu, alamanda adalah seorang software engineer, mantan vice president Go-jek yang saat ini mengembangkan Binar Academy yang  didirikannya pada maret 2017. Binar merupakan sekolah gratis selama tiga bulan untuk mencetak pada programmer handal. Untuk  mencapai mimpinnya itu, Alamanda bahkan  sebelumnya rela meninggalkan posisi pentingnya di Go-jek pada september 2016. Alasan Alamanda, karena menurutnya, angka programmer di Indonesia masih sangat sedikit dibanding negara-negara asia lainnya. Padahal, ia menilai, SDM di bidang itu sangat dibutuhkan lantaran Indonesia yang tengah go digital.

Mengapa kewirausaah sosial  (sociopreneurship) menjadi sangat penting? Tentu saja, karena dorongan untuk melakukan tindakan negatif di kalangan muda dapat ditekan jika mereka memiliki aktivitas yang produktif, sehingga dirinnya merasa teraktualisasi. Demikian pula, dorongan   untuk melakukan tindakan kekerasan, secara fisik, verbal, maupun visual akan terhindar jika anak muda sibuk dengan kegiatan-kegiatan kreatif-kolaboratif yang bernilai ekonomis sekaligus berdampak pemberdayaan sosial. Mereka akan menjadilebih peduli, toleran, serta berpikir dan bertindak positif.

Idea is cheap, execution is expensive. Ide itu murah, yang mahal itu eksekusinya.

Bagaimanapun, seperti kata pepatah: idea is cheap, execution is expensive. Ide itu murah, yang mahal itu eksekusinya. Di era kekinianini, ide bisa diunduh di internet, bisaa dikonsultasikan pada pakar. Sehingga, strategi dan eksekusilah yang menjadi penentu. Tantangan terbesar dan pemikiran, konsep  dan gagasan yang brilian adalah bisakah ia tidak hidup  di ruanng kosong, tapi bisa terimplementasikan dan membawa perubahan. Dengan memanfaatkan ciri generasi milenial yang senang berkolaborasi dan berbagi, sya optimis rencana muslim milenial dapat menghadirkan sesuatu yang bermakna bagi bangsa.