Menulis Itu Mudah, Kata yang Saya Tanamkan di Pikiranku

0
147
https://www.google.com/

KATA-KATA INILAH yang saya tanamkan di benak saya dalam setahun terakhir ini meski belum secara efektif mendorong saya untuk memulai menulis.

Seorang teman pernah berkata kepada saya, bahwa saat kita connect (nyambung) dan konsentrasi terhadap sesuatu maka menulis akan menjadi sesuatu yang mudah. Contohnya saat orang jatuh cinta, dia bisa menuliskan banyak sekali pesan dan kata mutiara, mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Mulai dari ucapan selamat pagi, apa kabar, sudah makan atau belum, sampai ucapan menjelang istirahat di malam hari. Hal ini disebabkan karena dia sedang connect dan berkonsentrasi terhadap kekasihnya atau gebetannya.

Coba seandainya konsentrasi ini dialihkan terhadap suatu buku atau topik tertentu, kemudian dilengkapi dengan bacaan-bacaan yang mendukung, pasti kita juga akan bisa menuliskan banyak hal.

Membaca adalah nutrisi untuk otak, agar otak tidak kosong dan kita memiliki banyak perbendaharaan kata. Tentunya dengan membaca kita akan mempelajari, mengetahui dan memahami banyak hal.

Memgapa harus membaca? Ya, harus. Membaca adalah nutrisi untuk otak, agar otak tidak kosong dan kita memiliki banyak perbendaharaan kata. Tentunya dengan membaca kita akan mempelajari, mengetahui dan memahami banyak hal. Wawasan dan pengetahuan akan bertambah seiring bertambahnya kosa kata kita, dan Ini akan sangat membantu kita untuk bisa menulis.

Jangan salah, menulis kata mutiara atau kata-kata bijak di Facebook, Intagram, Watsapp atau yang kita kirimkan kepada gebetan atau kekasih kita juga membutuhkan literatur.

Jangan salah, menulis kata mutiara atau kata-kata bijak di Facebook, Intagram, Watsapp atau yang kita kirimkan kepada gebetan atau kekasih kita juga membutuhkan literatur. Saya yakin 80% dari kita yang suka menulis kata-kata bijak, motivasi, atau kata mutiara adalah orang-orang yang sebelumnya suka membaca novel atau ngintip quotes nya Tere Liye, atau penulis novel yang lain, buku-buku Hamka, Gus Dur, Imam Ghozali, Jalaluddin Rumi, bahkan Kahlil Gibran mungkin. Suka melihat motivasi-motivasinya Yusuf Mansur, Mario Teguh, dan banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.

Mengirim kata-kata gombal kepada pacarpun otak masih perlu dinutrisi dan perlu menyimpan banyak perbendaharaan kata.

Hal ini membuktikan bahwa untuk membuat satu paragraf motivasi, kata bijak, kata mutiara, atau bahkan untuk mengirim kata-kata gombal kepada pacarpun otak masih perlu dinutrisi dan perlu menyimpan banyak perbendaharaan kata.

Seperti yang saya kutip dari bukunya Dr. Ngainun Naim, bahwa menulis itu bukan hanya perkara sulit atau mudah, namun perlu “ruh”. Ruh yang dimaksud disini adalah spirit kepenulisan. Spirit inilah yang menentukan proses kepenulisan seseorang apakah akan terus berkembang atau berhenti.

Semangat pagi | Semangat belajar | Belajar Semangat

Unun Zumairoh Asr Himsyah. Dosen IAI Dalwa Raci Bangil, anggota Gerakan Guru Menulis (GGM), sebuah gerakan literasi untuk para guru se-Kabupaten Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here