Menikah Atau Lanjut S2?

0
235

Saat menjelang lulus sarjana strata-1, pilihan hidup semakin realistic dan setiap orang akan membangun berbagai keputusan penting. Bagi yang ingin tetap melanjutkan studinya dan merasa terus berkembang keilmuannya, melanjutkan studi S-2 adalah prestisius. Tetapi, menikah atau melanjutkan S2, kadang membikin hidup dilematis juga ?


Menikah dan S2 boleh jadi uji nyali bahwa kita bisa disebut sosok mandiri. Secara finansial, keduanya tidak bisa ditawar mesti dipenuhi oleh setiap orang. Menunda keduanya atau menyegerakan keduanya juga mempunyai peluang beresiko. Bagaimana sebaiknya membuat keputusan tersebut ?

Menjalani kehidupan memang selalu berurusan dengan bagaimana kita memilih diantara dua pilihan. Pilihan yang akan membawa kita pada tujuan-tujuan hidup kita selanjutnya. Tidak jarang mengarah pada dua pilihan yang berat bagi kita, yang seringkali membuat kebingungan dan juga stress sehingga memikirkan keduanya malah sering membuat kegiatan yang seharusnya segera dilaksanakan menjadi terbengkalai. Contohnya saja kita masih harus menyelesaikan skripsi tapi terlalu ambil pusing akan dua pilihan tersebut.

Belum lagi adanya tuntutan dari orangtua yang menyuruh segera menikah atau lanjut S2 yang membuat derita mahasiswa semester akhir semakin kompleks. Nah, dilema pada dua pilihan juga membuat kesehatan kita bermasalah seperti berkurangnya nafsu makan atau nafsu makan yang berlebih.

Sejatinya memilih dua pilihan bukanlah suatu hal yang mudah, akan tetapi butuh persiapan dan keputusan yang tepat supaya kita yang menjalaninya juga tidak merasa terbebani akan hal baru. Setiap orang memilih menikah dulu atau S2 merupakan pilihan yang sah sah saja, akan tetapi sekali lagi bahwa pilihlah salah satunya berdasarkan segala pertimbangan yang matang baik secara pribadi maupun dengan orangtua Anda.

Berbicara mengenai fakta bahwa kedua pilihan tersebut sama-sama membutuhkan finansial yang cukup besar serta keduanya juga terdapat resiko masing-masing yang perlu dipertanggungjwabkan secara bijak. Oleh sebab itu bagi Anda yang menginginkan pilihan salah satu dari kedua tersebut berfipirlah dan putuskan dengan tepat supaya tidak salah pilih yang mengakibatkan masalah baru dikehidupan kita.

Fenomena 3 tahun belakangan ini banyak sekali yang memilih menikah muda karena berbagai alasan bagi masing-masing individu yang memilihnya. Bukan hal yang luar biasa jika terdapat mahasiswa memilih menikah disaat sedang menempuh kuliah. Banyak pula yang memilih untuk menyelesaiakn kuliah S1 kemudian setelah lulus menikah, atau sambil kerja melanjutkan S2 karena kesukaannya untuk terus melaksanakan pendidikan hingga jenjang tertinggi serta adanya dukungan psikis maupun finansial dari orangtua. Adapula yang berpikir memilih S2 dulu supaya setelah lulus S1 tidak langsung menganggur. Jadi apapun pilihannya setiap individu berhak untuk mendapatkan yang terbaik sesuai dengan keinginannya. Adapula yang kekeh ingin S2 terlebih dahulu

Jika Anda atau pasangan Anda masih terbilang belum mampu mengontrol emosi atau ego masing-masing maka perlu sekali untuk mengendalikan hal tersebut, banyak fakta pernikahan yang terlalu tinggi emosi dan egonya sangat rentan sekali untuk terjadi perceraian.

Bagi Anda yang menginginkan menikah setelah lulus S1 maka persiapkan mental yang matang, sebab menikah bukan suatu hal yang semua isinya bahagia saja akan tetapi dalam sebuah pernikahan akan muncul yang namanya permasalahan baru. Jika Anda atau pasangan Anda masih terbilang belum mampu mengontrol emosi atau ego masing-masing maka perlu sekali untuk mengendalikan hal tersebut, banyak fakta pernikahan yang terlalu tinggi emosi dan egonya sangat rentan sekali untuk terjadi perceraian. Tentunya Anda tidak menginginkan hal tersebut yang mana belajar mengendalikan emosi dan juga ego adalah hal penting untuk menuju rumah tangga yang harmonis. Selain itu, kemampuan finansial juga sangat diperlukan pasca menikah karena akan banyak sekali kebutuhan Anda bersama pasangan untuk melanjutkan hidup secara sehat. Janganlah menikah karena banyak teman anda yang menikah. Sejatinya menikah bukanlah ajang perlombaan tapi membentuk sebuah kesiapan dalam menata hidup baru dengan pasangan.

Orangtua akan sangat senang dan juga bangga melihat anaknya melanjutkan pendidikannya hinga ke jenjang tertinggi, namun kebahagiaan orangtua akan semakin lengkap jika Anda bisa membiayai separuh atau berapapun untuk kuliah Anda S2 serta ditambah Anda sudah memiliki pekerjaan

Bagi Anda yang memilih melanjutkan S2, tentunya menjadi hal yang bagus pula untuk memperdalam keilmuan Anda. Namun, sekali lagi bahwa biaya S2 bukan perkara murah sehingga Anda juga mempertimbangkan tersebut dengan orangtua. Atau setelah Anda lulus S1 alangkah lebih baiknya mencari pekerjaan dulu supaya bisa membiayai kuliah S2 Anda tanpa membebani orangtu secara keseluruhan. Orangtua akan sangat senang dan juga bangga melihat anaknya melanjutkan pendidikannya hinga ke jenjang tertinggi, namun kebahagiaan orangtua akan semakin lengkap jika Anda bisa membiayai separuh atau berapapun untuk kuliah Anda S2 serta ditambah Anda sudah memiliki pekerjaan.

Teman-teman semua bahwasannya dua pilihan di atas merupakan pilihan yang sama-sama baik. Pilihlah pilihan Anda dengan memohon ridho Sang Maha Pemberi Segalanya maka segala hal yang ingin Anda raih akan dipilahkan yang terbaik dari yang terbaik. Berusahalah dan terus berdoa maka Allah akan berikan jalan atas segala keinginan terbaik Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here