Menghindari Lemah Fisik Anak dengan Mengontrol Gaya Hidup Kekinian.

0
299

Kewajiban orangtua terhadap anak ialah menjamin keselamatan anak dengan tidak meninggalkan mereka dalam keadaan lemah. Lemah fisik pada anak merupakan  hal utama untuk dicegah melalui pola asuh yang telaten dan peka sesuai perkembangan zaman.

Kampusdesa.or.id-Setiap manusia akan mengalami proses tumbuh kembang yang berkelanjutan. Dimulai ketika sejak bayi hingga menjelang kematian, perubahan fisik pasti terjadi. Tumbuh kembang dalam diri meliputi perkembangan fisik , psikis dan emosi. Perkembangan fisik adalah hal yang paling nampak dan mudah terdeteksi baik atau buruk proses pertumbuhannya.

Pertumbuhan fisik lebih banyak dipengaruhi oleh asupan gizi yang diterima oleh anak. Bukan seberapa banyak makan, tapi sudah cukupkah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Hal ini sering dilupakan oleh orangtua. Salah kaprah, banyak yang menganggap ukuran gizi yang cukup adalah ketika anak tidak merasa lapar, sehingga semua keinginan anak dituruti dan jadilah anak kelebihan berat badan.

Pertumbuhan fisik lebih banyak dipengaruhi oleh asupan gizi yang diterima oleh anak. Bukan seberapa banyak makan, tapi sudah cukupkah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

Kebutuhan nutrisi pada tahap perkembangan anak berbeda, perempuan lebih membutuhkan zat besi karena ia mengalami menstruasi. Pada anak usia 11-15 tahun, protein sangat penting untuk percepatan tinggi. Remaja  membutuhkan kalsium dan mineral yang cukup, sebab kepadatan tulang akan mencapai sempurna pada anak usia 17 tahun. Untuk kebutuhan sistem reproduksi dan sitem imunologik, vitamin berperan penting.

Fisik adalah tampilan luar, ada kurus, ideal dan gemuk. Tubuh yang ideal atau proporsional antara tinggi dan berat badan  merupakan ukuran fisik yang sehat. Jika berbadan kurus, anak bisa dikaitkan ia mengalami gizi buruk. Anak yang mengalami malnutrisi dalam jangka panjang akan mengalami stunting, gagal tumbuh dan berfisik kerdil. Dalam kasus lain kekurangan protein yang extrim anak akan mengalami penurunan berat badan yang parah, kulit tipis, rambut rontok, serta kelelahan atau disebut marasmus. Malnutrisi tidak hanya berdampak pada fisik, namun juga akan mempengaruhi IQ anak. Anak yang mengalami gagal tumbuh berpotensi mengidap beberapa gangguan diantaranya ialah downsyndrome, gangguan organ tubuh, masalah pada saraf, otak, jantung dan paru paru.

Anak yang mengalami gagal tumbuh berpotensi mengidap beberapa gangguan diantaranya ialah downsyndrome, gangguan organ tubuh, masalah pada saraf, otak, jantung dan paru paru.

Kelebihan berat badan (obesitas) pada anak bukanlah hal yang baik. Penelitian membuktikan bahwa orang yang waktu kecil obesitas cenderung mengalami kondisi yang sama ketika beranjak dewasa. Mungkin nutrisi anak telah terpenuhi, namun kelebihan lemak juga tidak baik bagi peredaran darah. Anak akan lebih suka melakukan aktifitas fisik ringan atau males gerak, gaya hidup tanpa gerak tersebut justru akan memicu datangnya penyakit. Paras fisik anak yang mengalami obesitas dapat mempengaruhi sikap mental, rasa tidak nyaman karena merasa memiliki citra tubuh yang berbeda dari lingkungannya membuat anak menarik diri dari relasi sosial, hal ini disebtu dengan krisis percaya diri.

Paras fisik anak yang mengalami obesitas dapat mempengaruhi sikap mental, rasa tidak nyaman karena merasa memilki citra tubuh yang berbeda dari lingkungannya membuat anak menarik diri dari relasi sosial, hal ini disebut dengan krisis percaya diri.

Kewajiban utama orangtua  ialah memastikan anak mendapatkan pangan yang bergizi, bernutrisi, bersih dan bukan cepat saji. Makanan cepat saji mungkin higienis akan tetapi kita tidak bisa mengontrol kandungan kalori dan micin di dalamnya. Sayur mayur dan buah buahan perlu menjadi hidangan rutin keluarga demi tercukupnya gizi pada anak. Tidak sulit sebenarnya mengatur makan sehat, namun di zaman pencitraan saat ini gaya hidup kekinian dan perilaku makan sembrono menyebabkan anak defisit nutrisi, vitamin dan zat penting lainnya.

Tidak sulit sebenarnya mengatur makan sehat, namun di zaman pencitraan saat ini, gaya hidup kekinian dan perilaku makan sembrono menyebabkan anak defisit nutrisi, vitamin dan zat penting lainnya.

Screen Technology telah merubah gaya hidup manual menjadi otomatis atau serba isntan, membuat anak anak hingga orang dewasa males gerak. Game dan online entertainment yang diakses melalui smartphone membuat anak cenderung mengurung diri dalam kamarnya. Pada mahasiswa, Go food dan layanan tranportasi online memanjakan pemuda untuk tidak berjalan kaki meskipun lokasi ke tujuan begitu dekat, atau jarak antara warung dengan kos tak begitu jauh. Defisit gerak pada muda mudi saat ini sudah pasti melemahkan fisik tepatnya fungsi motorik pemuda. Hal ini diafirmasi oleh info riset kesehatan dasar (RISKESDAS) 2018, bahwa penduduk diatas usia 10 tahun yang kurang melakukan aktifitas fisik meningkat dari 26,1% menjadi 33,5% dalam kurun waktu lima tahun.

Quota internet lebih menarik daripada teman sebaya. Wifi lebih dicari daripada teman untuk berbagi. Kehadiran teknologi di zaman ini membuat anak anak tidak lagi merasakan manfaat permainan tradisional. Permainan kuno tahun 90 an justru merupakan mainan terbaik untuk melatih fisik anak. Bahkan untuk sekedar memanjat pohonpun anak zaman now pasti akan kesulitan. Padahal di UK dan Irlandia (Tree climbing competition) lomba memanjat pohon merupakan event bergengsi.

Mudah lelah termasuk dalam kelemahan fisik, anak yang mengalami hal ini sudah pasti jarang olahraga, sebab metabolisme tubuh tidak berjalan dengan baik. Biasanya, anak usia 12-17 tahun memiliki aktifitas fisik yang berat namun tidak diimbangi dengan pola makan yang cukup. Ketidakseimbangan energi yang keluar dan masuk menyebabkan anak bertubuh kurus.

Kelemahan fisik akan berpengaruh terhadap reproduktifitas kerja. Dalam konteks pendidikan, anak yang fisiknya memiliki gangguan cenderung memunculkan performance akademik yang buruk disebabkan kurangnya daya konsentrasi siswa. Dalam literature, ada korelasi antara pikiran dan tubuh, yaitu kekuatan fisik berkaitan erat dengan kesehatan mental. Kebugaran jasmani berkaitan dengan hasil belajar yang lebih tinggi. Kesehatan fisik melalui kegiatan extrakulikuler sekolah akan mendorong siswa untuk berprestasi tinggi, mendorong untuk bersaing dan beradaptasi dengan kedisplinan.

Kesehatan fisik melalui kegiatan extrakulikuler sekolah akan mendorong siswa untuk berprestasi tinggi, mendorong untuk bersaing dan beradaptasi dengan kedisplinan.

Bagian tubuh yang paling mudah diamati adalah tampilan fisik. Rupa tubuh bagian luar mencerminkan kesehatan organ dalam dan kebugaran tubuh. Malnutrisi dan obesitas merupakan hal buruk pada perkembangan anak, hal ini dapat dideteksi melalui bentuk tubuh anak. Upaya yang bisa dilakukan  oleh orangtua ialah mencukupi kebutuhan nutrisi anak. Ibu dan ayah dapat memonitoring aktifitas fisik yang seimbang antara energi yang dikeluarkan dengan asupan gizi anak. Gaya hidup online jangan sampai membuat anak kurang beraktifitas fisik. Kekuatan fisik manusia merupakan modal awal dalam beradaptasi di lingkungan. Bukan dihibernasi atau bahkan disia siakan mengikuti trend zaman yang tidak karuan.