Mencium Anak, Tanda Sebuah Kasih Sayang Orang Tua

0
210
Apakah mencium anak saat masih anak-anak berdampak secara mental pada perkembangan anak ? Hubungan yang lekat pada anak menjamin keamanan mental bagi anak-anak yang sedang membutuhkan garansi emosional dari orang-orang dewasa. Maka ekspresi kedekatan menjadi berarti pada anak. Ekspresi itu seperti menciumnya.

AKTIFITAS yang setiap hari saya lakukan pada kelima anak saya sebagai bentuk ekspresi sayang kepada anak-anak adalah mencium mereka. Percaya atau tidak, setidaknya minimal enam kali dalam sehari saya mencium ke-limanya. Mencium pipi kanan, pipi kiri dan dahi mereka di pagi hari dan di saat menjelang mereka tidur di malam hari.

Saya sangat menyayangi mereka, sehingga apapun akan saya lakukan untuk memberikan yang terbaik kepada mereka, termasuk diantaranya pemenuhan gizi dalam makanannya untuk tumbuh kembang fisiknya. Saya alokasikan dana khusus yang tidak sedikit untuk hal ini, diantaranya dengan memberikan tambahan susu formula setiap hari kepada mereka.

Kebutuhan psikis dan ruhaninya, selain mendoakan dan mengirimi bacaan Surat Al-Fatihah setiap hari, saya pun menyekolahkan mereka di sekolah yang terbaik,

Sedangkan untuk kebutuhan psikis dan ruhaninya, selain mendoakan dan mengirimi bacaan Surat Al-Fatihah setiap hari, saya pun menyekolahkan mereka di sekolah yang terbaik, yang tentunya juga dengan konsekuensi biaya yang dikeluarkan lebih banyak untuk pendidikan mereka dari pada bersekolah di sekolah yang biasa.

Apa yang saya lakukan, semata-mata adalah ‘investasi” untuk masa depan yang lebih baik untuk mereka. Saya berharap mereka bisa bertumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang baik sampai kelak mereka dewasa, baik fisik maupun psikisnya, jasad maupun ruhaninya, raga dan jiwanya. Saya berharap agar di masa depan, mereka bermanfaat bagi agama dan masyarakat, juga menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah. Aaamiin.

Abd. Azis Tata Pangarsa. Seorang Doktor dan Guru Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Abror Kec. Karangploso Kab. Malang. Penulis juga berkecimpung sebagai salah satu Anggota Gerakan Guru Menulis. Sebuah group yang nasional mewadahi semangat untuk selalu mendorong para guru bergiat literasi.
Editor : Faatihatul Ghaybiyyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here