Konvensi Pendidikan Indonesia VI, Sebut Mereka Gila

3
410

KampusDesa, Kediri — Dua buku keren yang ada di gambar bawah adalah hadiah yang diberikan oleh penulis hebat yang sekaligus merupakan praktisi-praktisi pendidikan dan juga pendidik sejati yang ilmu serta teladannya sudah tidak diragukan lagi.

Buku yang berjudul ‘Sekolah Tanpa PR’ yang di dalamnya berisi 4 model pembelajaran ini merupakan karya Mr. Nafik Palil Yuniro yang mana beliau adalah CEO The Naff A Creative and Fun School. Sedangkan buku yang berjudul ‘Strategi Najmah’ ini karya Bu Najmah yang mana beliau merupakan Kepala Sekolah MTs NU Pakis-Malang yang juga pendidik sejati.

Kegiatan Konvensi Pendidikan Indonesia VI yang diadakan di Kediri pada tanggal 1 Juli 2018 ini, selain dihadiri oleh Mr. Nafik selaku tuan rumah dan Bu Najmah dari MTs NU Pakis, kegiatan tersebut jg dihadiri oleh para praktisi pendidikan lain seperti Eyang Kentar Budhojo (Founder Sekolah Garasi), Pak Lukman Hakim (Founder Sekolah Dolan), Pak Mahpur (Founder Kampus Desa), Bu Sri Saktiani (Founder MI Modern Sakti permatahati Ibu TA), dan masih banyak lagi.

Para praktisi pendidikan yang hadir dalam kegiatan tersebut merupakan orang-orang yang mampu berpikir out of the box, kalau dawuhnya Eyang Kentar adalah kumpulan orang-orang gila. Kenapa? Karna mereka mempunyai aturan-aturan sendiri dalam menjalankan program pendidikan yang tentu saja dengan berbagai pertimbangan pemikiran, serta mampu melahirkan generasi-generasi muda hebat yang tkdak hanya berpikiran luas (pandai), tetapi juga berkarakter.

Orang hebat itu tidak akan menunggu dan terus menuntut pemerintah/atasan melakukan sesuatu, tetapi mereka yang hebat adalah yang mampu melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk sekitarnya. Sekecil apapun yang kita berikan, akan memiliki manfaat yang bernilai besar jika dilakukan dg tulus ikhlas. Termasuk yang dilakukan beliau-beliau ini.

Terimakasih sudah diberi kesempatan menimba ilmu dan menjadi bagian dari komunitas OLDWA (Ojo Leren Dadi Wong Apik). Semoga keberkahan dan kemanfaatan ilmu senantiasa ada dalam setiap proses perjalanan belajar bagi para pebelajar. Dan semoga tidak pernah lelah untuk terus belajar, belajar, dan belajar, aamiin.

Mojoroto, Gang 7 No.9 Kota Kediri
Mahala Sari. Pegiat literasi dan seorang guru di Kota Trenggalek. Salah satu yang terlibat dalam kepanitian Konvensi Pendidikan Indonesia VI. Pernah menjadi pegiat Gusdurian di Malang.

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here