Keberhasilan yang Tertunda, Guru MI-pun Bisa

0
49

Kegagalan yang menyayat hati, barangkali hanya karena kurang kesabaran. Saat kesabaran bertambah, maka ada titik di mana kesuksesan itu dapat kita rengkuh. Apakah Anda termasuk orang sabar, atau orang yang menyerah oleh karena kapok bahwa Anda orang yang gagal. Lalu mengatakan, sepertinya ini bukan rejeki saya atau bukan mainan saya. Sudah ah, saya tinggal dan cari yang baru lagi.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa; “kegagalan adalah sukses yang tertunda”. Saya meyakini dengan pepatah tersebut, karena telah membuktikan sendiri kebenaran pepatah tersebut dalam berbagai peristiwa kehidupan yang saya alami dan saya juga yakin pepatah tersebut juga ada benarnya bagi para sahabat pembaca tulisan saya ini.

Coba kita ingat flashback pada masa lalu kita, tentang kisah cinta kita misalnya. Sebelum akhirnya berhasil menemukan jodoh kita sekarang ini, yang hidup bersama kita saat ini dan insyaallah menjadi jodoh dunia akhirat kita, biasanya sebelumnya didahului dengan beberapa kisah percintaan yang gagal. Saya pribadi sebelum menikah dengan istri saya, pernah sekitar tujuh kali menjalin cinta dengan wanita yang pada akhirnya putus alias tidak berjodoh.

Orang yang jatah kegagalannya nol, adalah orang yang sekali mencoba langsung berhasil. Orang yang jatah kegagalannya sedikit, adalah orang yang membutuhkan sedikit waktu untuk mencoba, hingga pada akhirnya berhasil.

Ada banyak kegagalan-kegagalan lain yang mungkin pernah kita alami sebelum pada akhirnya kita berhasil. Misalnya dalam hal menemukan pekerjaan tetap, memiliki rumah, pendidikan, prestasi, rezeki, mimpi, keinginan, harapan dan lain sebagainya. Karena sesungguhnya setiap orang memiliki jatah kegagalan masing-masing, ada yang jatah kegagalannya nol, sedikit dan banyak. Orang yang jatah kegagalannya nol, adalah orang yang sekali mencoba langsung berhasil. Orang yang jatah kegagalannya sedikit, adalah orang yang membutuhkan sedikit waktu untuk mencoba, hingga pada akhirnya berhasil. Sedangkan orang yang jatah kegagalannya banyak, adalah orang yang membutuhkan waktu yang sangat lama untuk berhasil menggapai impiannya.

Membutuhkan kesabaran, daya tahan dan keyakinan yang kuat dalam upaya menghabiskan jatah kegagalan yang mesti kita ‘habiskan’ sebelum pada akhirnya kegagalan itu habis dan kita pun berhasil menggapai harapan yang kita inginkan. Jikalau kita tidak sabar, malas dan tidak percaya bahwa suatu ketika kita akan berhasil ketika menghadapi kegagalan, bisa dipastikan kita akan selamanya gagal.

Berkat usaha dan doa yang tak pernah lelah, akhirnya keajaiban datang, saya pun dimutasi di tempat yang dekat dengan domisili saya. Bagi saya hal itu merupakan keberhasilan yang membahagiakan.

Perlu usaha terus menerus tentu juga dengan disertai doa, pasti suatu ketika keberhasilan itu akan tiba. Ada beberapa kisah dalam hidup saya, yang hampir rasanya tidak mungkin bisa berhasil namun pada akhirnya berhasil. Satu cerita diantaranya adalah ketika saya ditugaskan oleh pimpinan di tempat yang sangat jauh dari domisili rumah saya, hampir 11 tahun saya berada di sana. Namun berkat usaha dan doa yang tak pernah lelah, akhirnya keajaiban datang, saya pun dimutasi di tempat yang dekat dengan domisili saya. Bagi saya hal itu merupakan keberhasilan yang membahagiakan.

Penulis bertemu dengan Menteri Agama RI

Pernah juga dulu ketika tahun 2015 saya gagal mewakili Propinsi Jawa Timur untuk mengikuti lomba guru berprestasi tingkat nasional karena sesuatu hal, padahal saya adalah juara 1 guru berprestasi tingkat Jawa Timur, yang mestinya berhak untuk itu. Sempat waktu itu saya putus asa, emosi dan kecewa berat. Untung saja waktu itu saya ditelpon dan ditenangkan oleh sahabat saya yang merupakan panitia lomba dari Jakarta. Akhirnya saya pun positive thingking, insyaallah ada hal lain yang lebih baik yang akan saya terima

Namun subhanallah, benar saja dua tahun kemudian, di tahun 2017 saya berkesempatan ditugaskan oleh Kementerian Agama RI dalam kapasitas sebagai guru berprestasi Propinsi Jawa Timur, untuk mengikuti Diklat di Puncak Bogor selama seminggu (jadi tahu suasana Puncak) dan beberapa waktu kemudian diundang ke Jakarta untuk bertemu Menteri Agama RI dan setelahnya saya mendapatkan amanat untuk berbagi pengalaman pada guru di daerah pedalaman, tepatnya di Tarakan Kalimantan Utara. Kesemuanya itu gratis, naik pesawat gratis, tinggal di hotel mewah gratis, antar jemput mobil ke bandara gratis dan justru mendapatkan uang honorarium yang lumayan.

Intinya adalah kegagalan-kegagalan yang kita alami apapun itu sesuai dengan konteks kehidupan kita masing-masing, sejatinya adalah keberhasilan yang tertunda saja.

Intinya adalah kegagalan-kegagalan yang kita alami apapun itu sesuai dengan konteks kehidupan kita masing-masing, sejatinya adalah keberhasilan yang tertunda saja. Yakinlah akan ada sesuatu yang lebih baik dan indah suatu ketika yang akan kita dapatkan, asalkan kita tetap sabar dan semangat dalam menjemput keberhasilan kita. Aamiin..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here