Ini Cara Unismuh Makassar untuk Go Internasional

1
222
Pemberian Kenang-kenangan oleh Rektor-Unismuh didampingi-Ambassador Universitas Hiroshima-Jepang

KampusDesa, Makassar (30/08/18)–Sebagai universitas Islami terkemuka dan terdepan di Indonesia bagian timur, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kapasitas intelektual bagi civitas akademika di dalamnya. Salah satunya adalah dengan mengadakan kuliah tamu dengan mengundang berbagai professor dari luar negeri dan kampus ternama dunia. Salah satunya adalah Profesor Yashushi Maruyama, Ph.D. Beliau adalah vice president Universitas Hiroshima bidang kerjasama Internasional. Ia memiliki lebih dari 19 paper akademik, 11 publikasi, 5 presentasi ilmiah (invited lecturer, oral-poster presentations).

‘’Rektor Universitas Hiroshima Jepang mengutus saya mengunjungi Unismuh Makassar untuk menjajaki peluang kerjasama, kolaborasi, dan sinergitas lintas-sektoral dan multidisipliner yang sustainable di masa mendatang,’’ ujar Profesor Yashushi Maruyama, Ph.D. Hal itu dikatakannya dalam pertemuan resmi di lantai 17, ruang rektor, gedung Menara Iqra. Pertemuan internal nan eksklusif antara Prof. Yashushi Maruyama, PhD dan Dr. H. Abdul Rahman Rahim, S.E., M.M (rektor Unismuh) itu dihadiri oleh Dr. H.A. Sukri Syamsuri, M.Hum. (wakil rektor II Unismuh), dr. Andi Wenri Sompa, SpS, M.Kes. (Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Unismuh), Juliani Ibrahim PhD (dosen Fakultas Kedokteran Unismuh, selaku penerjemah bahasa Jepang dan pembawa acara kuliah umum), Profesor Husni Tanra (ambassador Universitas Hiroshima Jepang), dr. Dito Anurogo MSc (dosen tetap Fakultas Kedokteran Unismuh, dokter literasi digital, penulis 20 buku, selaku penerjemah bahasa Inggris).

Sebagai vice president Universitas Hiroshima Jepang, beliau memang bertugas menjalin kerjasama Internasional dengan universitas di seluruh dunia, termasuk Unismuh Makassar. Beliau tertarik mengunjungi Unismuh Makassar karena kedekatan hubungan diplomatik Jepang dan Indonesia dalam banyak hal. Terlebih lagi, Muhammadiyah dikenal memiliki banyak perguruan tinggi dan sekolah di Indonesia.

Dalam kunjungan keduanya ke Makassar ini, profesor alumnus Florida State University ini menjelaskan segala hal tentang destinasi wisata yang dapat dikunjungi di kota Hiroshima, sejarah Universitas Hiroshima Jepang, berbagai potensi dan peluang di berbagai bidang yang mungkin dikerjasamakan dalam jangka panjang antara Universitas Hiroshima Jepang dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Berbicara saat memberikan perkuliahan umum di lantai 2 Menara Iqra Unismuh, guru besar di bidang filosofi dan etika edukasi ini menjelaskan secara detail tentang kehidupan masa kecilnya yang penuh perjuangan di Kure, Hiroshima. Kota kecil itu melejit berkat film animasi ‘’In the corner of the world’’.

Prinsip perdamaian ini pula yang mendasari pemberian gelar doktor Honoris Causa dari Universitas Hiroshima kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla, pada 21 Februari 2018.

Yashushi Maruyama juga menceritakan tentang sejarah Universitas Hiroshima yang didirikan oleh Dr. Tatsuo Morito. Filosofi dari pendiri universitas, yakni ‘’a single unified university, free, and pursuing peace’’ inilah yang mendasari berdirinya Universitas Hiroshima. Dari filosofi ini pula dikembangkan lima prinsip utama, yaitu perdamaian (pursuit of peace), pengembangan inovasi (creation of new ideas), pengembangan bakat berbasis karakter (foster talents with enriched human nature), kolaborasi dengan komunitas regional-internasional (collaboration with regional and International communities), pengembangan diri yang berkesinambungan (continuous self development). Prinsip perdamaian ini pula yang mendasari pemberian gelar doktor Honoris Causa dari Universitas Hiroshima kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla, pada 21 Februari 2018. Beliau dinilai oleh tim Universitas Hiroshima telah melakukan berbagai upaya perdamaian saat terjadi konflik di Poso, Ambon, Rohingya, dan sebagainya.

Rektor dan sebagian Civitas Akademika Unismuh Makassar

Yashushi Maruyama juga menjelaskan logo Universitas Hiroshima berupa daun pohon Phoenix yang merupakan simbol hope of reborn. Profesor yang belum genap berusia 40 tahun ini juga menjelaskan adanya event pertukaran budaya. Saat Idul Fitri, Universitas Hiroshima menyelenggarakan Halal Okonomiyaki Tasting Party. Pesta ini menyajikan kue lezat khas Jepang, yakni Okonomiyaki. Okonomiyaki (martabak Jepang) dinikmati bersama tidak hanya oleh mahasiswa dan peneliti muslim, tetapi juga staf yang beragama non Islam.

Kunjungan dan kuliah umum selama 200 menit ini berdampak positif dan membawa berkah bagi semuanya, terutama Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (FK Unismuh) Makassar. Menurut Wakil Dekan I FK Unismuh Makassar, dr. Andi Weri Sompa, M.Kes., SpS., ‘’ Profesor Yashushi Maruyama menyambut baik tawaran kerjasama dengan FK Unismuh Makassar, terutama untuk pertukaran mahasiswa, dosen, dan kerjasama riset. Sinergitas dan kolaborasi antara FK Unismuh dan Universitas Hiroshima ini perlu segera ditindaklanjuti agar FK Unismuh menjadi FK terkemuka di Indonesia Timur.’’

Rektor Unismuh, Abdul Rahman Rahim, menyatakan hal serupa. Ia berharap bahwa kunjungan ini merupakan silaturahmi awal dan mengawali sinergitas yang berkesinambungan antara kedua belah pihak. Ini tentunya sejalan dengan visi Unismuh, yaitu menjadi perguruan tinggi Islam terkemuka, unggul, terpercaya, dan mandiri pada tahun 2024.

Antusiasme peserta kuliah umum terlihat tinggi. Puluhan hadirin yang merupakan civitas akademika dari lintasfakultas terlihat serius mengikuti kegiatan hingga usai. Usai memberikan perkuliahan umum, beberapa peserta tampak bergegas menyalami dan berswafoto bersama Profesor Yashushi Maruyama, Ph.D. Rupanya hanya kumandang azan maghrib  yang mampu membuat kuliah umum ini benar-benar berakhir.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here