I’M COVID-19 (Indonesia Menulis COVID-19): Membasmi Pandemi Melalui Publikasi

0
1757

0Shares
0

kampusdesa.or.id-Penyebaran Virus Corona yang begitu cepat, disertai terus bertambahnya korban jiwa cukup menjadi faktor pemicu kepanikan global. Ditambah lagi, jika menilik sejarah pandemi yang pernah melanda dunia, misalnya spanish flu yang menyebabkan jutaan nyawa melayang. Sejumlah kebijakan reaktif dan preventif diluncurkan oleh berbagai negara sebagai langkah perlawanan terhadap virus ini. Salah satunya adalah instruksi Work From Home (WFH) sebagai dampak dari kebijakan karantina wilayah. Dunia kemudian bahu-membahu melawan pandemi virus ini melalui saling berkirim bantuan dan berbagi metode penanganan yang efektif dan efisien.

Namun, di balik kehebohan dan kepanikan massal akibat Corona ini, muncul banyak fenomena yang menarik untuk dikaji secara mendalam. Misalnya kegagapan dunia pendidikan kita saat dipaksa melakukan pembelajaran daring, dampak luas kebijakan karantina wilayah terhadap kehidupan sosial-ekonomi, masih adanya sikap apatis masyarakat, hingga munculnya para “pakar” dadakan di media sosial yang aktif membagikan data dan argumen terkait Virus Corona. Sehingga menyebabkan kepanikan semakin “menggila” karena dibumbui hoaks.

Dalam rangka memfasilitasi pengkajian terhadap fenomena beyond pandemi Corona ini, dan dalam rangka memerangi banjir hoaks Corona, Kampus Desa menawarkan I’M COVID-19 (Indonesia Menulis COVID-19), sebuah program yang digagas dr. Dito Anurogo, M.Sc. Melalui program ini, kami mengundang Anda untuk memperkaya literatur Corona dengan berbagi hasil kajian seputar problematika dan dinamika masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Paling tidak ada 7 tujuan yang hendak dicapai program ini. Pertama, Membudayakan literasi dan publikasi bagi masyarakat Indonesia. Kedua, Mencerahkan negeri melalui literasi dan publikasi. Ketiga, Membumikan publikasi demi kejayaan negeri. Keempat, Melawan penyakit dan pandemi COVID-19 melalui publikasi yang berkualitas. Kelima, Menyebarluaskan informasi dan inspirasi yang bermanfaat bagi umat. Keenam, Sosialisasi informasi COVID-19 ke segenap masyarakat melalui publikasi. Ketujuh, Melalui kebijakan rektor, kegiatan ini dapat diberlakukan sebagai pengganti skripsi/KKN dan mahasiswa dapat diberi sertifikat pendamping ijazah, bila telah menghasilkan publikasi/karya ilmiah terkait COVID-19.

Kami tunggu partisipasi Anda untuk turut serta membasmi pandemi melalui publikasi.